Kegagalan Adalah Proses Mendapatkan Hasil Yang Maksimal

Kegagalan Adalah Proses Mendapatkan Hasil Yang Maksimal

Saat anda gagal, baik dalam karir, percintaan atau dalam keluarga. Bukan berarti anda lemah, atau pecundang. Malah anda adalah seorang pejuang karena berani mencoba. Pecundang adalah orang yang hanya berdiam diri, larut akan ketakutannya sehingga tidak berani untuk melangkah. Jadi jika anda sudah jatuh berkali-kali, itu adalah hal baik, berarti anda terus berusaha. Usaha tidak akan pernah menghianati hasil. Jadi teruslah mencoba.

Kegagalan Adalah Proses Mendapatkan Hasil Yang Maksimal

Kegagalan adalah hal yang biasa. Bahkan orang paling sukses dan bahagia pun pernah gagal. Pernah kecewa. Pernah jatuh bahkan ada yang membutuhkan waktu yang sangat lama dan usaha ekstra sehingga bisa sampai pada titik seperti ini. Jadi jika anda baru jatuh sekali, baru gagal sekali, janganlah menyerah. Memang sesuatu yang baik akan melewati banyak kegagalan.

Dan jangan pernah sesali semua kegagalan yang pernah anda lalui. Jadikan itu pelajaran hidup. Jadikan itu motivasi mu untuk menjadi lebih baik, dan lebih baik lagi. Jika anda melakukan hal A, dan itu gagal. Anda masih punya kesempatan kedua, ketiga dan banyak lagi untuk mencoba hal B, C – Z. Dan ingat jika anda gagal. Bersedih boleh, kecewa boleh. Tapi jangan terlalu larut. Bangkit dan cobalah lagi.

Dan ingat lakukan dengan cara berbeda jika ingin hasil yang berbeda pula. Karena percuma juga jika anda bangkit tapi melakukan kesalahan yang sama lagi. Jadi bangkitlah, dan ganti caramu melakukan hal itu. Sehingga anda pun bisa mendapatkan hasil yang berbeda. Orang yang melakukan hal yang sama dan mengharapkan hasil yang berbeda, itu namanya gila. Jadi perbanyak pengetahuan kalian.

Semakin perbesar pertemanan kalian, ruang kalian. Sehingga anda akan mendapatkan banyak masukkan, banyak pandangan baru. Sehingga anda tidak akan stuck di satu sudut pandang saja. Karena semua orang membutuhkan sesuatu yang baru. Sekeras kepala apa pun kita, perlu untuk sekali-kali, hilangkan perasaan itu. Dan bertanya atau mintalah saran pada orang lain. Mungkin anda bisa mendapatkan suatu pandangan baru akan hal itu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *