Jenis Obat – obatan Penambah Darah

Anemia merupakan kondisi yang biasanya ditandai dengan menurunya sel darah merah sehat pada tubuh. Padahal, sel darah merah tersebut berguna untuk mengalirkan sejumlah nutrisi serta oksigen ke seluruh jaringan tubuh. Untuk anemia sendiri memiliki banyak jenis sehingga pengobatannya juga mungkin akan berbeda – beda. Tidak hanya berguna sebagai peredah gejalanya, namun jenis obat ini juga bisa membantu mencegah terjadinya komplikasi yang mungkin akan terjadi akibat anemia.

Berdasarkan penyebab anemianya, berikut merupakan daftar obat – obatan yang umumnya diresepkan oleh dokter, diantaranya

• Suntikan Zat Besi

Saat seseorang masih mengalami gejala anemia, walaupun telah mengonsumsi berbagai suplemen zat besi, dokter akan memberikan jadwal terapi infus ataupun suntikan zat besi. Selama menjalani pengobatan anemia ini, biasanya dokter akan terus memantau jumlah sel darah merah sehat, termasuk tingkat ferritin, hemoglobin ataupun hematokritnya. Untuk kasus – kasus anemia defisiensi besi yang dapat mengancam jiwa, pengobatannya mungkin akan melibatkan transfusi darah.

Cyanocobalamin dan hydroxocobalamin merupakan obat suntik anemia yang akan direkomendasi oleh dokter ketika kekurangan asam folat serta vitamin B12. Umumnya hydroxocobalamin lebih dianjurkan karena efek yang dihasilkan akan lebih tahan lama pada tubuh. Untuk suntikan tersebut diberikan setiap hari selama kurun waktu 2 minggu.

• Hydroxyurea

Jenis obat ini biasanya akan diberikan untuk membantu dalam mengurangi rasa sakit serta menurunkan kebutuhan transfusi darah terhadap para pasien yang mengalami anemia sel sabit. Obat anemia ini dikonsumsi dengan cara menelannya secara utuh tanpa membuka kapsul, menghancurkannya ataupun mengunyahnya.

• Obat Minum Untuk Anemia

Suplemen zat besi merupakan jenis obat yang sering digunakan dalam mengatasi anemia defisiensi zat besi. Biasanya dokter akan menyarankan sejumlah vitamin penambah darah, seperti vitamin C ataupun suplemen zat besi.

Selain itu, konsumsi zat besi juga bisa membantu dalam menambah darah ketika seseorang didiagnosis mengalami anemia. Akan tetapi, hal tersebut juga harus melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter guna mengetahui dosis yang sesuai untuk dikonsumsi. Umumnya konsumsi suplemen zat besi untuk orang dewasa yakni 100 – 200 mg setiap harinya.


Selain itu, untuk jenis anemia lainnya yakni anemia defisiensi asam folat serta vitamin B12, dokter bisa memberikan multivitamin yang memiliki kedua jenis kandungan tersebut.