Membangun Mood Kembali Lagi Setelah Berdebat Dengan Pasangan

Membangun Mood Kembali Lagi Setelah Berdebat Dengan Pasangan

Setiap orang memiliki gaya pacaran yang berbeda-beda. Dan cara setiap orang dalam treat pasangannya juga berbeda-berbeda. Dan dalam pacaran tidak akan lepas dari perkelahian. Masalah, yang membuat kalian akan berdebat. Setiap orang juga memiliki karakter yang berbeda, ada yang saat memiliki masalah dalam hubungan, dia akan bete, kesel tidak hanya kepada pasangan, tapi sampai ke teman-temannya juga akan kena keselnya dia. Ada juga yang bisa menjaga emosinya, sehingga dia pintar menyembunyikan kekesalannya.

Cara Membangun Mood Naik Lagi Setelah Terjadi Perdebatan Atau Masalah

Saat ada masalah dengan pasangan, baik masalah kecil atau masalah besar. Pasti akan sama-sama membuat mood turun. Sehingga meskipun dikatakan sudah beres masalah. Tapi akan tetap membutuhkan waktu untuk menaikkan mood. Ini berlaku pada perempuan maupun laki-laki. Jadi butuh kedewasaan saat masalah selesai, antara kalian berdua, bahkan semakin baik jika keduanya, memiliki inisiatif untuk mengangkat kembali mood keduanya.

Dengan bersikap seperti biasa. Mungkin bingung bagaimana cara membuat sikap kembali biasa dan berat. Anda bisa memulai dari mengganti topik pembicaraan. Menanyakan kegiatan pasangan anda hari ini, atau menanyakan rencana pasangan anda hari ini. Atau anda bisa menceritakan hari anda. Atau bisa dengan mengajak pergi makan atau ke nongkrong, atau melakukan kegiatan yang pasangan mu senangi. Kalau kalian sama-sama senang deng game mobile contohnya mobile legend atau pubg.

Kalian bisa mengajaknya bermain. Kalian tidak bisa mengharapkan setelah kalian sudah berinisiatif, dan dia akan langsung biasa saja. Karena semua juga butuh waktu untuk menaikkan mood. Dan saat keduanya sudah mulai kalem lagi, kadang barulah akan ada salah satu ngomong dan singgung soal masalah yang tadi. Dan barulah ngobrol santai keduanya. Dan akan ngobrol soal oh tadi kesel kamu gini-gini. Dan barulah keluar pikiran pendapatnya dengan penyampaian yang lebih kalem dan karena keadaan sudah kalem, keduanya pun bisa menerima lebih cepat.

Barulah akan benar-benar selesai masalah, dengan sama-sama saling minta maaf karena sudah emosi. Memang membutuhkan kepala dingin dulu baru bisa ngobrol bener.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *