Beberapa Pandangan Terhadap Orang Tua Akan Berubah Mengikuti Beranjak Kita Dewasa

Saat kita kecil kita sering sekali mengeluh. Dan marah-marah atau kesal kepada orang tua. Kenapa terlalu banyak mengatur, kenapa terlalu banyak melarang, kenapa khawatir berlebih sehingga menganggap kita anak kecil terus, padahal rasanya kita sudah cukup dewasa untuk itu. Dan sudah cukup dewasa untuk dipercayakan untuk memilih keinginan kita, untuk memilih langkah kita dan masa depan kita. Sehingga rasanya saat kecil kita berpikir, saat kita dewasa nanti, saat kita menjadi orang tua, saya tidak ingin menjadi orang tua yang mengekang.

Beberapa Pandangan Terhadap Orang Tua Akan Berubah Mengikuti Beranjak Kita Dewasa

Banyak sekali pola pikir seperti ini. Dan banyak orang yang pernah berpikir seperti ini. Apalagi saat kecil kita memiliki didikan orang tua yang sangat keras dan disiplin. Kita akan berpikir saat menjadi orang tua nanti, anda tidak ingin mendidik anak anda seperti orang tua anda mendidik anda. Atau melihat gambaran orang tua teman yang galak, yang over protective, yang berlebihan. Akan menjadi kannya acuan untuk saat besar nanti tidak akan menjadi orang tua yang seperti itu. Karena rasanya tidak enak.

Dan tidak ingin anak kita membenci kita karena itu. Tapi saat anda menjelang dewasa, anda menjadi dewasa atau saat anda menjadi orang tua. Anda akan memahami apa maksud sebenarnya orang tua kita dulu. Kenapa orang tua kita bersikap seperti itu dulu. Semua pertanyaan itu akan terjawabkan setelah anda dewasa. Setelah anda menjadi orang tua apalagi. Sehingga anda akan menyesali pernah marah, kesal pada orang tua saat itu. Ternyata semua itu dilakukan karena untuk kebaikan kita sendiri.

Saat kita menjadi orang tua, itu akan semakin berasa. Karena kita akan melihat anak kita, kita akan sangat sayang pada anak kita, sehingga ingin anak kita mendapatkan yang terbaik. Bisa tumbuh menjadi anak yang baik, dan tidak berkekurangan. Sehingga anda mulai mengatur pilihan untuk anaknya, menyusun masa depannya, menyiapkan segala sesuatu yang diperlukan oleh anaknya di masa depan. Sehingga nanti anak anda tinggal menjalani dan tidak perlu khawatir akan kekurangan ini itu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *