Makanan Untuk Maag

Umumnya sakit maag dapat kambuh kapan dan di mana saja dan hal tersebut tentu juga dapat mengganggu aktivitas sehari – hari. Ditambah lagi, diharuskan untuk lebih selektif dalam memilih makanan yang dikonsumsi agar gejalanya tidak semakin parah.

Berikut merupakan sejumlah makanan yang baik untuk sakit maag, antara lain

• Usahakan Menghindari Makanan Berlemak

Mereka yang menderita sakit maag maka diperlukan untuk menghindari makanan berlemak guna membantu dalam meringankan beban kerja dalam perut.

Makanan dengan tinggi lemak, seperti susu, gorengan, mentega ataupun keripik termasuk salah satu makanan yang dapat merangsang otot pencernaan menjadi menegang serta sulit dicerna karena bekerja terlalu ekstra. Alhasil, menyebabkan asam lambung naik ke bagian kerongkongan serta membuat pengosongan lambung menjadi lambat. Selain itu, makanan berlemak juga bisa memperburuk atau memicu munculnya gejala sembelit.

Untuk makanan tinggi lemak juga bisa membuat warna feses menjadi memucat yang mana hal tersebut menandakan adanya lemak berlebihan di bagian kotoran. Anda dapat menggantikannya dengan ikan ataupun daging tanpa lemak, makanan yang dipanggang ataupun minum susu skim ketimbang memilih sejumlah makanan yang digoreng.

• Menghindari Makanan Pedas

Saat sakit maag menyerang, usahakan untuk menghindari makanan pedas. Terutama bagi mereka mengalami diare, muntah ataupun mual. Dilansir melalui Health, seorang spesialis pencernaan yang bernama McCashland, MD dari University of Nebraska Medical Center di Omaha, mengungkapkan bahwa makanan pedas bisa memicu munculnya iritasi di bagian usus besar serta kerongkongan, bahkan tidak menutup kemungkinan bisa memperparah gejala kronis yang dialami. Selain itu, mereka juga diharuskan untuk menghindari konsumsi berupa rempah – rempah, termasuk bawang merah serta bawang putih yang bisa membuat perut menjadi lebih sensitif.

• Menghindari Minuman Bersoda dan Kafein

Ketika maag kambuh, mereka diwajibkan untuk menghindari sejumlah minuman yang memiliki kandungan kafein, seperti teh dan juga kopi serta minuman bersoda. Pasalnya, jenis minuman ini nantinya hanya akan memicu munculnya gas yang dapat mengakibatkan diare serta perut kram. Tidak hanya itu, minuman berkafein juga bisa memperparah gejala GERD ( refluks asam lambung ).Untuk itu, pilihlah minuman yang sama sekali tidak mengandung soda serta tidak memiliki kafein, seperti susu, teh herbal ataupun air putih.

Makanan Untuk Mencegah Penyakit Jantung

Menurut data dari WHO pada tahun 2015, pembuluh darah serta penyakit jantung mengakibatkan sekitar 17 juta kematian di dunia. Walaupun begitu, untuk kabar baiknya terdapat begitu banyak cara yang dapat dilakukan untuk mencegah penyakit jantung.

Jantung merupakan salah satu organ cukup penting yang berperan sebagai pemompa darah ke seluruh bagian tubuh. Inilah sebabnya, penting bagi kita untuk tetap menjaga kesehatan jantung. Saat tidak dijaga, maka penyakit jantung, seperti aritmia, serangan jantung maupun aterosklerosis dapat menyerang tubuh dikemudian hari.

Menurut CDC ( Center for Disease Control and Prevention ), kunci utama dalam mencegah munculnya penyakit jantung yakni dengan menerapkan pola hidup sehat ataupun diet sehat. Alasanya, dengan hidup sehat maka bisa membantu dalam menjaga tekanan darah, gula darah serta kadar kolesterol agar tetap normal. Ini tentu dapat membuat anda terhindari dari berbagai risiko atas penyakit kardiovaskuler.

Tindakan pencegahan tersebut tidak hanya diperuntukan bagi mereka yang sehat, namun juga untuk penderita penyakit jantung yang tidak menginginkan penyakitnya kambuh kembali di kemudian hari.

Berikut merupakan gaya hidup sehat untuk mencegah penyakit jantung, antara lain

• Membatasi Pantangan Makanan

Dalam menjaga kesehatan dan mencegah kambuhnya kembali penyakit jantung, anda dapat menjauhi berbagai jenis pantangan berikut,

> Merokok
Untuk seorang perokok, mulai sekarang usahakan agar berhenti serta menjauhi asap rokok guna menghindari risiko penyakit jantung. Terlebih, menurut WHO ( World Health Organization ), menyatakan bahwa risiko stroke serta serangan jantung bisa menurun dengan cepat saat mereka menghentikan kebiasaan buruk tersebut.

> Makanan Dengan Tinggi Kolesterol dan Lemak
Penyumbatan serta penumpukan plak di bagian pembuluh darah merupakan salah satu penyebab utama dari penyakit kardiovaskuler. Untuk plak tersebut terbentuk dari kalsium, lemak ataupun kolesterol yang berlebihan.

• Konsumsi Makanan Untuk Kesehatan Jantung

Dalam mengendalikan ataupun mencegah penyakit jantung agar nantinya tidak kembali kambuh yakni dengan lebih memperhatikan menu makanan yang dikonsumsi setiap harinya. Berbagai pilihan makanan yang dapat membantu menjaga dan mencegah kambuhnya kembali penyakit jantung, diantaranya
> Kacang dengan tinggi omega 3, seperti kenari dan almond
> Biji chia, biji rami dan oat
> Ikan dengan tinggi omega 3, seperti tuna dan salmon
> Sayur – sayuran, seperti wortel, bayam dan selada
> Kacang tanah, kacang kedelai dan kacang hitam

Makanan Untuk Melawan Peradangan Pada Tubuh

Diabetes, iritasi usus, penyakit jantung ataupun rematik termasuk salah satu faktor penyebab munculnya peradangan pada tubuh yang tidak disembuhkan. Umumnya jenis penyakit tersebut akan muncul di usia tua, namun juga dapat terjadi akibat makanan yang dikonsumsi sebagai pemicu peradangan. Untuk itu, dalam menghindari penyakit tersebut, ada baiknya mencoba menjalani diet antiradang atau bisa juga dengan mengonsumsi sejumlah makanan yang sifatnya dapat melawan peradangan.

Sistem kekebalan tubuh yang sehat dapat melawan serta mengenali virus, zat kimia atau bakteri yang masuk ke dalam tubuh. Dalam proses tersebut, nantinya akan adanya peradangan pada tubuh. Alhasil, lama kelamaan peradangan yang tidak disembuhkan akan semakin parah, bahkan tidak menutup kemungkinan akan berisiko terhadap penyakit kronis. Kondisi tersebut pastinya dapat menjadi parah jika tidak menghindari makanan yang dapat memperburuk peradangan.

Untuk obat – obatan memang bisa menyembuhkan peradangan yang muncul, namun, akan ada efek samping yang mungkin dapat timbul. Oleh sebab itu, banyak para pakar ahli kesehatan yang menyarankan melakukan diet antiradang sebagai salah satu pelengkap diet yang alami. Diet ini dipercaya sangat aman serta sekaligus bisa membantu dalam mencegah munculnya penyakit kronis di kemudian hari.

Berikut beberapa makanan yang dapat melawan peradangan, antara lain

• Ikan salmon

Kandungan berupa asam lemak omega-3 paling ampuh dalam mengurangi terjadinya peradangan. Tidak hanya itu, daging ikan ini juga sangat baik untuk membantu meningkatkan kemampuan otak, baik itu meningkatkan konsentrasi ataupun mempertajam daya ingat.

• Rempah – rempah

     ♦ Jahe
Selain dikenal dapat menghangatkan tubuh dan juga mengurangi mual pada perut, jahe juga bisa membantu dalam mengurangi peradangan dengan sistem kerjanya menormalkan respon imun yang aktif.

      ♦ Kunyit
Senyawa kurkumin yang terdapat pada kunyit dipercaya sangat ampuh dalam mencegah peradangan ketimbang ibuprofen atau aspirin. Oleh sebab itu, kunyit dapat menjadi salah satu pilihan obat alami yang cocok untuk mengatasi penyakit radang sendi dan juga rematik

• Buah dan Sayur

Buah dan sayur mengandung cukup banyak nutrisi yang diperlukan oleh tubuh. Dalam menikmati buah dan sayur,anda  bisa memperolehnya melalui jus ataupun makanan. Brokoli, nanas, seledri, bok choy dan juga buah bit termasuk sejumlah buah dan sayur yang dapat dikonsumsi dalam melawan peradangan.