Klopp Menjadi Pelatih Pertama Dalam Sejarah Liverpool Juara Piala Dunia Antarklub

Jurgen Klopp menjadi pelatih pertama yang dapat membawa The Reds menjuarai Piala Dunia Antarklub setelah mengalahkan Flamengo di Khalifa International Stadium, Minggu (22/12/2019). Klopp merasa sangat bangga dapat memainkan laga yang hebat melawan tim yang sangat kuat juga hebat.

Liverpool sukses menggulung Flamengo lewat gol tunggal dan dibuat oleh Roberto Firmino ketika injury time babak pertama. Roberto Firmino pupuskan mimpi klub Amerika Selatan dan memutus pengaruh Eropa memenangkan pertandingan 7 tahun terakhir.

JurgenKlopp mengungkapkan kebahagiaannya pada konferensi pers selesai pertandingan.

Liverpool merasakan kelelahan karena Flamengo bermain sangat bagus. Hal itu merupakan kinerja sangat baik pada pertandingan yang sangat sulit saat melawan tim yang hebat. Namun kami dapat melakukan banyak hal dan itu tidak dapat dipercaya, sangat banyak kejadian yang hebat. Saya melihat sangat banyak permainan yang bagus dari Flamengo dan sebuah gol dari Firminho membuat pendukung kami begitu sangat senang.

Suasana di stadion begitu menyenangkan, para pendukung Flamengo sudah mengadakan pesta seminggu penuh, namun sayangnya Flamengo tidak bisa mengalahkan The Reds, namun mereka harus bangga dengan apa yang sudah mereka lakukan juga apa yang tim mereka lakukan. Namun kami pantas menang malam ini, Liverpool adalah tim yang lebih baik. Dalam beberapa saat kami mempunyai waktu yang sangat bagus dan pada saat yang lain kami merupakan tim yang baik.

Malam yang indah untuk kami. Juga bagi semua orang yang bersama kami. Selalu ada hal, yang tentu saja, tidak begitu positif karena itu bukan laga terakhir musim ini juga Chamberlain mengalami cedera saat ini.

Kami bermain pada lima hari lagi, jadi itu situasi yang sulit. Namun para pemain menunjukkan keinginannya untuk membuat jalan selanjutnya, menunjukkan keinginan mereka agar memenangkan laga berikutnya, menunjukkan keinginan mereka agar dapat memenangkan tantangan selanjutnya dan saya sangat senang tentang hal itu.

Kami Liverpool sangat senang malam ini, dan semua ini kami berikan untuk para penggemar The Reds. Kami akan terus berjuang agar Liverpool dapat memenangkan trofi lebih banyak lagi.

Real Madrid Berencana Buang 2 Pemainnya Pada januari 2020

Los Blancos berencana akan membuang 2 pemainnya pada Januari 2020 yaitu Mariano diaz dan Brahim Diaz yang jarang dimainkan oleh Zinedine Zidane.

Real Madrid Berencana Buang 2 Pemainnya Pada januari 2020
Real Madrid Berencana Buang 2 Pemainnya Pada januari 2020

Mariano Diaz dibeli Real Madrid 21,5 juta euro dari klub Lyon Agustus 2018, Mariano Diaz baru mencatatkan 244 menit bermain bersama Los Blancos pada tahun 2019, dan pada musim Liga Spanyol 2019/2020 Mariano Diaz belum pernah bermain sekali saja bersama Real Madrid. Mariano Diaz hanya sekali tampil pada bangku cadangan saat Madrid bermain ke kandang Real Mallorca.

Begitu juga dengan Brahim Diaz yang sudah didatangkan Real Madrid dari Manchester City dengan biaya 15 juta euro dan hanya bermain 474 menit bersama Los Blancos. Brahim Diaz mungkin akan dipinjamkan pada klub Liga Amerika Serikat namun Zinedine Zidane akan melepasnya dari Real Madrid.

Los Blancos sebenarnya berencana akan melepas Mariano Diaz menuju klub Bundesliga pada Januari 2020. Namun gaji Mariano 4 juta euro membuat klub yang meminatinya tidak berani menerimanya.

Berbeda dengan Brahim Diaz jika ia gagal Zidane akan meminjamkannya. Brahim Diaz diinginkan Zidane untuk bersaing bersama James Rodrigues dalam mengisi tim Madrid. Namun sulit untuk Mariano Diaz untuk bersaing pada lini depan Real Madrid yang sudah diisi oleh Luka Jovic Karim Benzema juga Rodrygo. Zinedine Zidane juga masih mempunyai Gareth Bale Juga Vinicius Junior dan Eden Hazard yang akan sangat sulit untuk digantikan oleh Mariano Diaz.

Akan Hal tersebut Real Madrid berencana akan menjual Mariano Diaz untuk menambah keuangan agar Madrid tidak sia sia untuk mempertahankan Mariano Diaz dalam klub dan dapat dimanfaatkan lebih baik untuk kepentingan yang lebih utama setelah mendapat hasil dari penjualan Mariano Diaz.

Madrid menilai Mariano Diaz akan sulit untuk mengisi timnya dan menilainya untuk merencanakan penjualannya pada Januari 2020 musim dingin ini. Perjuangan Mariano Diaz di Madrid tampaknya tidak akan dapat bertahan lama pada tim dan akan segera mendapatkan tim baru pada musim ini. Perencaan Madrid tersebut sebenarnya sulit untuk diputuskan, namun melihat kejadian yang ada pada Mariano Diaz membuat klub berencana untuk menjualnya.

Antonio Conte Senang, Inter Milan Sukses Tutup Tahun 2019 Dengan Kemenangan

Inter Milan sukses tutup akhir tahunnya dengan kemenangan, Minggu (22/12), pasukan asuhan Antonio Conte itu sukses mendapat kemenangan telak 4-0 melawan Genoa.

Antonio Conte Senang, Inter Milan Sukses Tutup Tahun 2019 Dengan Kemenangan
Antonio Conte Senang, Inter Milan Sukses Tutup Tahun 2019 Dengan Kemenangan

Kemenangan itu membuat Antonio Conte sang pelatih senang dikarenakan tim asuhannya sukses bangkit dari kemerosotan. Tak hanya itu, pelatih asal Italia itu yakin kalau sedang berada dalam keadaan genting justru membuat tim mengeluarkan kedigdayaan terbaik mereka.

Antonio Conte menilai penampilan skuatnya pada setiap lini mulai membaik. Itu tampak pada laga melawan Genoa kemarin. Antonio Conte juga menilai kesuksesan yang didapat saat melawan Genoa kemarin semua pemain berpartisipasi pada kemenangan itu.

“Kami tidak mau menunggu sampai hari ini dan untuk melihat kenyataan jika tim sudah membaik pada setiap lini kami. kemarin saya sudah berkata, dengan kesulitan justru memastikan semua pemain kami jadi merasa terlibat juga mereka semua jadi melangkah maju agar mengambil tanggung jawabnya masing-masing, ” ucap pelatih Conte kepada Sky Sport Italia seperti dilansir oleh Footbaall Italia .

Bersama hasil kemenangan itu, Inter Milan kembali berada di puncak liga sementara Serie A dengan mengumpulkan 42 poin pada 17 laga. Poin yang mereka kemas itu sama dengan poin milik Juventus dan tepat berada di bawahnya pada posisi kedua.

“Kami tidak boleh berhenti juga tidak pernah meragukan pekerjaan kami. Kalau kami memiliki 42 poin pada Natal, karena itu berkah pekerjaan dan sudah kami lakukan juga profesionalitas para pemain dengan mengerahkan segala kemampuan mereka untuk tim,” ucap Antonio Conte.

Mantan pelatih Chelsea itu memuji penampilan beberapa pemainnya yang tampak sangat luar biasa saat melawan Genoa. Salah satu yang menjadi perhatian Conte adalah penampilan Roberto Gagliardini, walau tidak dalam kondisi yang kurang baik tapi dia berhasil memberikan partisipasi juga mencetak satu gol.

“Kinerja sangat baik, walaupun banyak pemain kami yang hilang. Beberapa pemain seperti Roberto Gagliardini siap bermain walaupun kurang fit 100%, karena kami masih berada pada keadaan kritis,” kata Conte.

“Kondisi tersebut membuat saya senang saat menatap pemain seperti Matias Vecino juga Borja Valero dan terus mendorong kekuatan mereka dengan menahan rasa sakit untuk masuk tim utama.”

“Saat ini kita harus terus tampil memikat penonton, itu tujuan musim ini. Jalan memang tidak mudah, kita harus bermain sebaik-baiknya, namun juga dapat menikmati Natal ini dengan 42 poin,” ucap Conte.